Apa Itu Gelombang Otak?

Otak merupakan pusat kendali seluruh organ tubuh manusia, otak tersusun atas ribuan bahkan milyaran sel saraf yang disebut dengan neuron. Setiap sel saraf atau neuron tersebut, dapat saling terhubung dan berkomunikasi antara satu neuron dengan neuron yang lain, yaitu berkat adanya sinyal yang dialirkan atau dikirimkan melalui medan listrik yang dihasilkan oleh setiap neuron dalam otak. Nah setiap aliran listrik yang dihasilkan oleh setiap neuron otak kemudian membentuk gelombang listrik yang terus mengalir untuk mengirimkan sinyal sinyal informasi yang dibutuhkan untuk mengontrol kinerja seluruh organ tubuh.

Gelombang listrik yang dihasilkan oleh milyaran neuron atau saraf otak inilah yang kemudian disebut dengan Gelombang Otak. Perlu Anda ketahui juga, bahwa pola gelombang otak manusia tidak selamanya stabil dan seimbang, akan tetapi pola gelombang otak manusia juga dapat berubah ubah tergantung kondisi fisik, mental atau pikiran seseorang.

Dalam dunia kedokteran Gelombang otak manusia dapat diukur dengan menggunakan alat EEG (Electroencephalograph). Tidak hanya pola gelombang otak, dengan EEG Anda juga bisa melihat atau memeriksa getaran, sinyal, atau frekuensi gelombang otak manusia.

Berdasarkan riset yang telah dilakukan oleh para peneliti gelombang otak, menyatakan bahwa frekuensi gelombang otak manusia itu memiliki tingkatan yang berbeda pada setiap fasenya. Setiap fase frekuensi gelombang otak dibagi menjadi 4 golongan yaitu delta, alpha, theta, dan beta. Berikut adalah penjelasan lengkap tentang karakter masing masing jenis frekuensi gelombang otak.

Gelombang Delta

Delta merupakan gelombang otak yang muncul ketika Anda tertidur lelap. Frekuensi yang muncul berkisar 0-4 Hz. Gelombang Otak Delta merupakan gelombang otak yang paling lambat atau paling lemah dibandingkan fase gelombang otak yang lainnya.

gelombang delta

Gelombang Otak Delta sangat baik untuk menyembuhkan gangguan tidur seperti Insomnia. Atau Bagi Anda yang memiliki kesibukan yang padat, sehingga tidur Anda kurang dari 8 jam, Anda bisa menggunakan terapi gelombang otak khusus yang menghasilkan gelombang otak Delta, sehingga tidur Anda menjadi lebih berkualitas.

Delta juga disebut sebagai gelombang tidur. Delta memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kesejahteraan. Pada saat Fase Delta, Hormon HGH (hormon pertumbuhan) akan diproduksi lebih maksimal, sehingga baik jika digunakan untuk Anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Apalagi Bagi BALITA. Produksi Hormon HGH (hormon pertumbuhan) harus lebih seimbang, sehingga pertumbuhan anak lebih cepat dan maksimal.

Gelombang Alpha

Gelombang Otak Alpha merupakan Gelombang Otak yang memiliki frekuensi Antara 8 Hz-12 Hz. Fase Gelombang otak iniĀ  terjadi, ketika seseorang dalam keadaan yang relaks dan santai. Gelombang Otak Alpha sangat baik untuk mengurangi tingkat Stress Seseorang.

gelombang alpha

Gelombang Alpha merupakan fase gelombang otak yang diharapkan oleh banyak Orang. Karena pada saat otak memiliki frekuensi gelombang otak Alpha maka pikiran dan hati terasa lebih tenang, nyaman dan damai, sehingga seberat apapun masalah terasa ringan dan mudah.

Disamping itu, banyak manfaat dari Gelombang Alpha, antara lain adalah, menurunkan tingkat kortisol (hormon yang mempengaruhi tingkat stres, gula darah , dan tekanan darah), memperkuat sistem kekebalan tubuh, meningkatkan produksi melatonin agar kualitas tidur Anda lebih berkualitas.

Meningkatkan Kreatifitas dan Kemampuan Otak

Banyak orang telah membuktikan bahwa gelombang otak Alpha merupakan kunci untuk meningkatkan Kemampuan Otak dan Kreatifitas seseorang. Dalam keadaan Alpha seseorang lebih mudah untuk mengeluarkan imajinasi dan kreatifitasnya.

Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan terapi gelombang otak dengan gelombang Alpha, apabila Anda ingin memiliki kemampuan untuk menciptakan ide baru yang kreatif dan kemampuan untuk mengatasi masalah secara lebih baik dan Kreatif.

Gelombang Otak Alpha, Solusi Awet Muda dan Meningkatkan Semangat

Ketika Otak dalam keadaan Alpha maka kelenjar adrenal (kelenjar yang berpengaruh terhadap kondisi stress, ketakutan dan perasaan psikologis seseorang) akan memproduksi Hormon DHEA (Hormon Anti penuaan Dini, dan Peningkat Semangat) lebih banyak. Sehingga semangat dan optimisme menjadi lebih tinggi.

Gelombang Theta

Theta merupakan gelombang otak yang memiliki frekuensi antara 4Hz-8Hz. Munculnya Gelombang Otak Theta ditandai dengan nafas yang melambat dan dalam. Gelombang Otak Theta biasanya muncul ketika Anda sedang bangun tidur atau ketika Anda sedang bermimpi.

gelombang theta

Fase gelombang theta merupakan fase “Misterius” manusia. Fase ini mampu menghasilkan keajaiban luar biasa yang sulit dipahami oleh logika. Theta merupakan gerbang Alam bawah sadar manusia, ketika seseorang masuk ke dalam alam bawah sadar, maka dia bisa melewati batasan fisik dan menemukan banyak inspirasi serta pengetahuan yang tidak bisa dijelaskan secara fisik.

Kemunculan theta bisa disebabkan karena faktor alami seperti ketika bangun tidur dan mimpi bangun (mengigau/tidur jalan), tetapi theta juga bisa muncul karena disengaja dengan menggunakan teknik tertentu, misalnya Hipnosis, Meditasi, Beribadah, dan Berdoa.

Peran Gelombang Theta ini sangat penting untuk merubah perilaku atau pola pikir seseorang. Karena dengan masuk kedalam kondisi theta seseorang lebih mudah untuk melakukan Mind Programming (Pemrograman Bawah Sadar), dengan memberikan sugesti atau afirmasi khusus.

Gelombang Theta juga sangat efektif untuk mengatasi kasus kecanduan seperti kecanduan rokok, seks, narkoba, miras dan lain sebagainya. Karena Aktivitas otak pada saat Gelombang Theta, akan menginduksi(merangsang) hormon endorphin(hormon yang berhubungan dengan rasa nyaman, suka cita, bahagia dan cinta) lebih tinggi, dan menghilangkan zat-zat adiktif(zat yang menyebabkan kecanduan) yang ditimbulkan oleh narkoba, seks, rokok dan miras.

Disamping itu, karena theta sangat efektif untuk pemrograman bawah sadar, maka lebih mudah untuk merubah perilaku buruk seseorang menjadi lebih baik dengan memberikan afirmasi atau sugesti positif.

Gelombang Beta

Gelombang Otak Beta terjadi ketika seseorang dalam keadaan Sadar penuh. Fase Beta memiliki frekuensi antara (12 Hz – 19Hz). Ketika seseorang berada pada fase beda, Kondisi otak lebih sigap dan waspada. Sehingga tingkat Fokus lebih baik.

gelombang-beta

Oleh karena itu Gelombang otak Beta diperlukan untuk melakukan pekerjaan yang membutuhkan tingkat fokus tinggi, misalnya ketika Sedang belajar, melakukan rapat, menghafal, melakukan Analisa, melakukan presentasi, mengatur informasi dan semua pekerjaan yang memerlukan tingkat konsentrasi dan kewaspadaan mental tinggi untuk mendapatkan keberhasilan.

Dalam keadaan Beta, Neuron (sel syaraf otak) bekerja sangat cepat dalam mengirimkan informasi. Hal ini membuat otak bekerja lebih maksimal, sehingga ide dan solusi terhadap pekerjaan yang sedangAnda kerjakan saat ini, muncul secara lebih cepat.